Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bali tapi tidak mampir ke Nusa Penida.
Homestay dengan pemandangan yang mencuci mata. (Foto: Indonesia Travel)

Pulau Bali merupakan destinasi wisata andalan para pelancong. Melansir dari merdeka.com, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata bisa mencapai 6 juta jiwa per tahun.

Di antara ragam daya tarik wisatanya, ada sebuah pulau kecil di sebelah tenggara pulau Bali. Yang menjadi ikon wisata Indonesia, khusunya pulau Bali.

Adalah Pulau Nusa Penida, salah satu pulau kecil yang dimiliki Bali selain Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan.

Secara administratif, Nusa Penida, Ceningan, dan Lembongan merupakan sebuah kecamatan dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Klungkung.

Dibandingkan yang lain, Nusa Penida adalah yang terbesar. Biasa disebut juga dengan Nusa Gede. 

Makna dibalik Nusa Penida berasal dari bahasa Bali, yakni dari kata 'Ped' dan 'Ida'. Masing-masing memiliki makna mematikan dan kekuasaan. Jika digabungkan akan bermakna sebagai kekuasaan besar yang mematikan.

Sering dimiripkan dengan kepulauan Raja Ampat, eksotisme yang ditawarkan Nusa Penida tak kalah indah dengan Raja Ampat yang asli.

Panorama alam Nusa Penida, kebanyakan berbau perairan. Kebanyakan dari wisatawan yang singgah pun memang bertujuan untuk menikmati wisata airnya.

Tidak sekadar melihat hamparan laut lepasnya saja, bisa juga untuk diselami. Seperti snorkeling dan scuba diving. 

Dengan luas sekitar 210 kilometer persegi, Nusa Penida memiliki setidaknya 8 wisata andalan. Seperti Pantai Kelingking, Angel's Billabong, Broken Beach, Crystal Bay, Titik Tebing Banah, Kolam Alami Tembeling, Air Terjun Peguyangan, dan Pantai Atuh.

Angel's Billabong. (Foto: Istimewa)

Meski keindahan Nuda Penida tersohor, banyak wisatawan yang membelokkan tujuan wisata mereka ke Nusa Lembongan. Diantaranya seperti kebanyakan turis dari Negeri Kanguru.

Sebab, meski telah dibuka untuk umum sejak 2014 lalu, perkembangan wisatanya terbilang lamban. Berbeda dengan Nusa Lembongan yang lebih agresif perkembangannya. 

 

Rute Perjalanan

Rute Perjalanan Pelabuhan di Pantai Sanur. (Foto: Konstruksi Media)

Karena Nusa Penida merupakan pulau yang terpisah dari Pulau Bali, dan dikelilingi oleh lautan. Maka hanya ada dua jalur perjalanan untuk menuju Nusa Penida. Yakni jalur laut dan udara.

Jika titik awal keberangkatan dari pulau utama, Bali, bisa memilih melalui jalur laut. Dengan menggunakan kapal cepat.

Lalu juga ada beberapa pelabuhan yang menyediakan kapal cepat ini, seperti Pelabuhan Pantai Sanur, Pelabuhan Serangan, Pelabuhan Padang Bay, dan Pelabuhan Tribuwana Klungkung.

Dan pilihan kedua, jalur udara, menggunakan helikopter.

Jika berkunjung ke Nusa Penida, wajib membawa kendaraan pribadi, jika tidak menggunakan jasa travel. Sebab transportasi umum masih belum tersedia.

Memiliki daratan yang luas membuat para wisatawan memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Saat berkendara menggunakan motor dari ujung timur ke ujung barat pulau.

Tidak cukup hanya sehari jika berkunjung ke Nusa Gede, setidaknya butuh waktu 3 hari untuk menikmati seluruh destinasi dengan santai.

Meski infrastruktur jalan sudah tersedia, namun tidak cukup memadai. Dengan artian keadaannya tidak semulus jalanan di pulau Bali.

Jadi, jika tidak terbiasa berkendara motor di jalanan rusak, alangkah baiknya menggunakan mobil atau menyewa travel.

 

Keindahan Alam Pantai

Keindahan Alam Pantai Pantai Kelingking. (Foto: Istimewa)

Pantai Atuh dan Broken Beach menjadi pecahan wisata andalan Nusa Penida. Salah satu faktornya ialah keindahan pasir putihnya.

Sebelum akses jalan dibenahi, kedua pantai ini masih terbilang sepi. Namun perlahan infrastruktur jalan telah ditingkatkan. Sehingga mampu menaikkan jumlah pengunjung yang ingin berlibur.

Selain pasir, pantai-pantai yang ada di Nusa Penida dikelilingi oleh tebing. Seperti Bukit Pantai Kelingking, Banah Cliff, dan Saren Cliff.

Jika berkunjung ke pantai waktu sore hari, bisa sekalian menyaksikan matahari terbenam. Dengan kombinasi hamparan Samudera Hindia dari atas tebing.

Wisata Bawah Laut

Wisata Bawah Laut Kenampakan biota laut di Nusa Penida. (Foto: 353 Degrees North)

Hamparan laut lepas sejauh mata memandang, menyimpan eksotismenya sendiri. 

Biota laut masih sangat terpelihara, seperti terumbu karang dan spesies ikan Mola-Mola

Dengan begitu, aktivitas unggulan para pelancong adalah menyelam dan snorkeling.

Lokasi terbaik bagi para penyelam di Nuda Penida antara lain: Malibu Point, Penida Bay, Batu Meling, Toyapakeh, Manta Point, Batu Abah, dan Batu Lumbung. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!