Arab Saudi semakin menarik perhatian bagi wisatawan untuk mengeksplorasi kekayaan warisan budaya
Situs warisan alam Al Ula di Arab Saudi. (Foto: Afaula.com via Republika)

Arab Saudi semakin menarik perhatian para pelancong pemberani dari seluruh dunia yang mencari petualangan baru. Dengan kombinasi lanskap gurun yang masih asli, oasis subur, dan bangunan bersejarah yang megah, negara ini telah meraih perhatian sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik. Salah satu sorotan terbesar adalah serangkaian Situs Warisan Dunia UNESCO yang baru-baru ini diakui dan tersebar di seluruh wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Melansir Antara, pengakuan tersebut datang dari UNESCO dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa. Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi telah menjadi pusat perhatian dalam dunia warisan budaya global, mengundang para wisatawan untuk menjelajahi keindahan yang belum terungkap dan sejarah yang kaya.

Salah satu permata mahkota dari keajaiban arkeologi Arab Saudi adalah Situs Arkeologi Hegra, yang juga dikenal sebagai al-Hijr atau Mada'in Saleh. Situs ini menjadi salah satu yang pertama kali dimasukkan dalam daftar Warisan Dunia UNESCO pada 2008. Hegra adalah kota selatan peradaban Nabataean, yang terkenal dengan ibu kotanya, Petra di Yordania. Kesamaan dan fitur desain antara Hegra dan Petra telah menarik perhatian para arkeolog dan sejarawan.

Hegra menawarkan 111 makam yang terpelihara dengan baik dengan fasad mengesankan yang berusia lebih dari 2 milenium dan ukiran batu prasejarah dari periode pra-Nabatean. Ini adalah salah satu situs yang mengungkap sejarah kaya di jantung Jalur Dupa yang bersejarah, sebuah jalur perdagangan kuno yang terkenal.

Meskipun Petra menyambut lebih dari satu juta pengunjung per tahun sebelum pandemi, Hegra masih relatif tidak dikenal oleh banyak orang. Namun, sejak tahun 2019, Arab Saudi telah membuka pintunya bagi pengunjung internasional dengan memudahkan pemberian visa wisata. Ini adalah langkah penting dalam mengubah Arab Saudi menjadi tujuan wisata kelas dunia.

Situs Arkeologi Hegra (Foto: Royal Commission for AlUla via Detik)

Al Ula, Pusat Seni dan Budaya

Selain Hegra, al Ula adalah kota oasis terdekat yang telah berkembang menjadi pusat seni, budaya, dan pariwisata. Dengan penerbangan reguler dari Jeddah, Riyadh, dan Dubai ke Bandara Internasional al-Ula, kota ini semakin mudah diakses oleh para pelancong. Al Ula telah menjadi rumah bagi berbagai peradaban, dari kerajaan Dadan dan Lihyan hingga pusat perdagangan Nabataean dan masa Islam. Oasis subur dan masyarakat yang ramah menjadikan al-Ula tempat istirahat yang sempurna bagi para pelancong yang kelelahan di tengah gurun pasir.

Selain Hegra, Al-Ula juga memiliki warisan budaya yang luar biasa. Beberapa pemandangan yang patut dikunjungi adalah Kota Tua Al-Ula, Heritage Oasis Trail yang berkelok-kelok, The Tombs of Dadan, dan prasasti batu di Jabal Ikmah. Penggemar petualangan juga dapat menikmati berbagai aktivitas seperti abseiling, ziplining, dan desert buggy.

Arab Saudi bertransformasi untuk menjadi tujuan wisata kelas dunia. Akses masuk yang lebih mudah melalui pemberian visa turis dan pengembangan infrastruktur pariwisata telah memungkinkan para wisatawan untuk mengeksplorasi keindahan alam dan sejarah yang tak ternilai dari negara ini. (*)



What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!