Rein Vidya Banafsha, seorang mahasiswa lulusan termuda di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), menjadi viral di media sosial setelah berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun.

Rein Vidya Banafsha, seorang mahasiswa lulusan termuda di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), menjadi viral di media sosial setelah berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun. Ia lulus pada Februari 2022 di usia 19 tahun, meskipun saat masuk sebagai mahasiswa kedokteran usianya baru 15 tahun.

Rein menjelaskan bahwa lulus dalam waktu 3,5 tahun adalah hal yang normal, karena fakultas kedokteran hanya memiliki tujuh semester, sehingga waktu tersebut adalah standar untuk lulus S1. Sisa waktu setelah itu digunakan untuk koas (konsentrasi keahlian spesialis).

Cara Mengatur Waktu Rein Vidya

Dalam mengatur waktu studinya, Rein mengatakan bahwa tidak ada banyak taktik yang ia gunakan. Ia lebih fokus pada kegiatan yang ia nikmati. Jika terlibat dalam organisasi, ia tidak memaksakan diri dan mengurangi kegiatan yang terlalu banyak atau menyita waktu.

Rein juga menekankan pentingnya waktu tidur. Menurutnya, tidur adalah hal yang sangat penting untuk mempersiapkan diri dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Ia mengakui bahwa mengatur waktu tidur cukup sulit, namun ia berhasil mengakalinya dan tetap memiliki waktu yang cukup untuk belajar.

Salah satu metode yang Rein terapkan adalah tidur dua shift. Ia tidur dari jam 8 malam hingga jam 12 tengah malam, kemudian melanjutkan belajar hingga jam 3 pagi. Setelah itu, ia tidur lagi hingga subuh. Rein menekankan agar waktu tidur tidak kurang agar tetap menjaga keseimbangan.

Studi Cepat Rein Vidya

Rein Vidya Banafsha menjadi mahasiswa baru Universitas Padjadjaran tahun akademik 2018/2019 termuda di antara rekan-rekannya. Dalam perjalanan pendidikannya, Rein sudah mengikuti kelas percepatan sejak SMP dan berhasil menyelesaikan studi SMPN 5 Tasikmalaya dalam waktu 2 tahun saja.

Di SMAN 1 Tasikmalaya, Rein juga mengikuti kelas percepatan dan lulus dalam waktu 2 tahun. Ketika mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Rein memilih program studi Kedokteran Unpad sebagai pilihan pertama.

Lulusan Termuda Unpad

Rein memilih Kedokteran Unpad karena kuliah di sana tidak memerlukan biaya. Ia siap mengabdi sebagai dokter di mana saja, baik di Jawa Barat maupun di luar Jawa Barat. Selain aktif dalam kegiatan akademik, Rein juga tertarik untuk terlibat dalam kegiatan organisasi dan kemahasiswaan, termasuk bergabung dengan Asian Medical Student Association (AMSA) dan unit paduan suara di Unpad.

Setelah lulus menjadi dokter, Rein berencana melanjutkan studi menjadi dokter spesialis saraf. Najmah Shafa Zahirah juga menjadi mahasiswa baru Unpad di program studi Kedokteran Gigi dengan usia yang sama, yaitu 15 tahun 10 bulan.



Petualang digital yang hobi menikmati kopi nusantara. Pemain game FPS dan Moba yang terjerumus dalam dunia pencatatan sejarah.

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!