One Piece bukan sembarang anime, bahkan bisa menjadi bahan penelitian skripsi.

Seorang mahasiswa dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja viral usai meraih gelar sarjana Program Studi Teologi. 

Adalah Feldy Ekkal Tappe (23) yang mengadopsi anime One Piece menjadi skripsi. Ia mengangkat judul '“Eklesiologi Trinitaris One Piece Telaah terhadap Relasi Kelompok Bajak Laut Topi Jerami dalam Anime One Piece Berdasarkan Pemikiran John D. Zizioulas dalam The One and The Many”.

"Iya penelitiannya sudah selesai. Maret 2022 kemarin sudah diwisuda di UKI Toraja," kata Faldy, dilansir dari detikSulsel, Senin (17/10/2022).

Ia menggunakan teori Teologi dari John D. Zizoulas dalam 'The One' dan 'The Many'. Mulanya ia sangat menyukai anime tersebut, karena menggambarkan suatu komunitas yang sangat plural namun mampu seragam.

"Relasi antarmanusia tercermin baik dalam serial anime One Piece," kata Faldy, dilansir dari laman resmi UKI Toraja pada Rabu (19/10/2022). 

Seperti yang diketahui, dalam anime One Piece ada banyak ragam ras, suku, dan bangsa di dalamnya. Pada kru Bajak Laut Topi Jerami saja sudah nampak jelas. Tidak hanya manusia, bahkan hewan menjadi bagian dari kru tersebut. Dari sekian banyak perbedaan yang ada, kemudian disatukan oleh pertemanan. Meskipun memiliki tujuan hidup masing-masing, namun mereka dapat kompak saling menghargai dan berjuang bersama.

Potret Fadly Ekkal Tappe bersama keluarga saat wisuda (Foto: pramborsfm)

Menurut Fadly, konsep seperti ini harusnya dapat diterapkan lebih masif dalam gereja, supaya terbentuk suatu kesatuan yang utuh.

"Anime One Piece ini sudah menjadi budaya populer sebenarnya, karena anime ini sudah banyak penggemarnya. Nah dalam anime ini juga setiap karakter One Piece memberikan sebuah tawaran yang baru kepada kita. Yaitu tentang menyadari kembali peran masing-masing pribadi dalam komunitas dan kemudian memulainya dengan penerimaan dan saling pahaman. Lalu setelah itu, setiap pribadi berpartisipasi dalam relasi komunitas mereka, untuk melangkah dan mengarungi lautan tantangan yang ada dalam mencapai tujuan dengan ikatan kasih dan keceriaan," jelas Faldy, masih mengutip dari detiksulsel.

Ia juga mengaitkan fonemena One Piece itu ke dalam kehidupan sehari-hari persekutuan gereja sebagai Tubuh Kristus.

"Setiap anggotanya memiliki kepribadian masing-masing, yang kemudian saling menyokong dan menjalin relasi antar anggota. Kemudian bersatu dalam mewujudkan tujuan sebagai anggota Tubuh Kristus," ujarnya, dilansir dari tempo.co.

Meskipun sempat ditolak oleh pihak kampus. Pada akhirnya judul skripsi ini bisa diterima setelah Fadly mencoba menyakinkan kepada dosen pembimbingnya menggunakan referensi dan sumber yang ia dapat. Judul skripsi ini menjadi sangat nyentrik, juga pertama kali dalam sejarah UKI Toraja. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!