Konser pertama di Indonesia. Yoasobi menyapa! Berikut fakta menarik tentang grup band asal Jepang ini.

Yoasobi dijadwalkan akan tampil dalam event Head in The Clouds yang berlokasi di Community Park PIK 2, Jakarta pada 2-3 Desember 2022 mendatang.

Tidak tampil sendirian, band Yoasobi akan ditemani dengan beberapa persembahan musik lainnya seperti Niki, Rich Brian, Joji, Warren Hue, Stephanie Poetri dan masih banyak lagi yang lainnya.

Yoasobi adalah grup band yang dinaungi oleh dapur rekaman Sony Music Japan dengan genre musik JPop EDM. Lagu-lagu yang mereka ciptakan berupa cerita pendek. Banyak dari cerita ini diambil dari situs monogatary.com yang dioperasikan oleh Sony Music Entertainment Japan. Diantaranya juga ada yang berasal dari novel.

Seperti lagu pertamanya berjudul ‘Yoru ni Kakeru’ yang diangkat dari novel karya Mayo Hoshino, yaitu ‘The Temptation of Tanatos’. Lagu ini menjadi TOP 50 di platform Spotify. melansir dari allfamous.org bahwa lagu pertama ini memuncaki tangga lagu Jepang dan peringkat 17 pada  tangga lagu dunia. pada tahun 2019

Mungkin banyak yang mengira Yoasobi adalah sorang penyanyi solo. Pada kenyataannya Yoasobi adalah sebuah band yang terdiri dari dua vocaloid, yaitu Ayase dan Rira Ikuta (Ikura)

Kedua vocaloid ini memiliki jejak yang gemilang di dunia musik sebelum berkontribusi di Yoasobi.

Ayase merupakan seorang musisi sekaligus produser dan komposer musik. Ia lahir di Yamaguchi, Jepang pada 4 April 1994.

Lalu Ikura, nama akrab bagi Rira Ikuta, menjadi seorang penyanyi dan penulis lagu. Ia juga sempat tergabung dalam grup akustik Plusonica. Pernah menjadi penyanyi solo, ia juga telah merilis mini album berjudul Rerise (2017) dan Jukebox (2019).

Yoasobi memulai debutnya pada 16 November 2019 dengan lagu pertamanya ‘Yoru ni Kakeru’. Hingga saat ini, pada channel youtube-nya sudah ada lebih dari 4 juta subscriber . Pemilihan nama Yoasobi sendiri telah dijelaskan oleh Ayase selaku produser yang memiliki makna ‘Kehidupan Malam’. Nama tersebut merupakan sebuah harapan darinya agar dapat menghadapi segala bentuk tantagan yang jadi menyenangkan.

Membuatnya menjadi menyenangkan adalah dengan membandingkan penampilan dari individu pada siang harinya. Lalu mereka berdua akan tampil sebagai Yoasobi pada malam harinya.

Selain lagu-lagunya yang berupa cerita pendek, animasi pada video clip-nya sangat menarik. dengan konsep animasi yang merepresentasikan makna dari lagunya yang begitu dalam. Karena inilah Yoasobi menjadi semakin digemari baik di Jepang sendiri maupun negara lain.

Acara Head in The Clouds yang berlangsung dua hari dibanderol dari Rp. 2.000.000 hingga yang termahal Rp. 11.000.000. Tiket konser Bisa langsung dipesan melalui platform Blibli. Pembayaran tiket hanya bisa melalui BCA. (*)

Foto Cover: ayase_0404/Instagram

Poster Musik dan Arts Festival 'Jakarta Head in The Clouds' (Sumber: hitcjakarta/Instagram)

Poster Musik dan Arts Festival 'Jakarta Head in The Clouds' (Sumber: hitcjakarta/Instagram)

Personil grup band Yoasobi dari kiri ke kanan (Ikura dan Ayase) (Sumber: lilasikuta/Instagram)

Personil grup band Yoasobi dari kiri ke kanan (Ikura dan Ayase) (Sumber: lilasikuta/Instagram)


Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!