Rangkaian tur Sum 41 menjadi kali terakhir mereka menaiki panggung.
Potret Deryck Whibley dalam dalah satu konser Sum 41. (Foto: Sum41/instagram)

Grup musik era 90-an, Sum 41, menyatakan pensiun dari panggung musik.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung dalam akun instagram officialnya, Senin (8/5/2023) kemarin.

’’Kami masih akan menyelesaikan rangkaian konser kami tahun ini. Dan kami bakal merilis album Heaven :x: Hell, yang bakal jadi album terakhir kami. Tentu saja, akan ada konser pemungkas untuk merayakan momentum kami bersama kalian,’’ tulis di halaman judul tersebut, yang dikutip ngepop.id, Selasa (9/5/2023).

 

Sejak debutnya pada tahun 1996, grup musik asal Kanada ini telah eksis selama 27 tahun. Dan sukses mendominasi koleksi lagu generasi milenial.

Saat memberitakan keputusan tersebut, Sum 41 sedang melangsungkan tur musiknya. Kendati demikian, mereka tetap akan menjawab seluruh jadwal tur. 

Band pop rock asal Kanada ini juga segera merilis album terakhir mereka, Heaven and Hell.

Rasanya seperti tiba-tiba, namun alasan bubarnya band lawas ini tidak menyertai alasannya. 

Jika memaknai kalimat perpisahan Sum 41, kita akan melihat bagaimana mereka menjadikan situasi saat ini sebagai waktu yang tepat untuk berpisah. Seperti para penggemarnya, Deryck Whibley cs sudah memasuki kepala empat. 

Ungkapan terima kasih tak luput dari kata-kata perpisahan mereka. 

’’Menjadi Sum 41 sejak 1996, kami sudah mengukir banyak sekali kenangan indah,’’ kata mereka. ’’Selamanya kami berterima kasih kepada fans. Baik yang sudah bersama kami dari awal, maupun fans-fans yang baru bergabung. Mereka telah mendukung kami dengan caranya masing-masing,’’ tulis band tersebut.

Melansir dari Disway, historis terbentuknya grup band ini oleh Deryck Whibley (gitaris), Steve Jocz (drummer), Richard Roy (bassist), dan John Marshall (vokalis). 

Sejak tahun pertama EP Half Our of Power rilis, mereka langsung menjadi sorotan utama melalui debut album pertamanya, All Killer No Filler. 

Yang mana lagu tersohornya antara lain In Too Deep, Fat Flip, dan Motivation.

Sebagai tambahan informasi, sejak berdirinya 27 tahun silam, Sum 41 sering berganti wajah. Hanya sang gitaris yang sampai saat ini bertahan. Wajah barunya seperti Dave Baksh, Jason McCaslin, Tom Thacker, dan Frank Zummo. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!