Kafein dalam cold brew coffee dapat meningkatkan kondisi pikiran dan telah terbukti dapat meningkatkan suasana hati,

Dalam beberapa tahun terakhir, cold brew coffee mendapat popularitas di kalangan peminum kopi. Banyak yang menilai rasa cold brew coffee lebih halus dan tidak terlalu asam jika dibandingkan kopi panas.

Dikutip dari The Spruce Eats, cold brew coffee adalah kopi yang dibuat dengan menyeduh kopi bubuk dalam air bersuhu ruangan selama beberapa jam, biasanya 12 hingga 18 jam atau bahkan lebih lama. Kopi tersebut kemudian disaring ampasnya dan didinginkan sebelum disajikan.

Manfaat cold brew coffee  Meski sebagian besar penelitian tentang manfaat kopi untuk kesehatan menggunakan kopi panas, kopi dingin dianggap menawarkan banyak efek serupa. 

Dilansir dari Healthline, berikut adalah 5 manfaat cold brew coffee untuk kesehatan. 

1. Kopi dapat meningkatkan metabolisme

Metabolisme adalah proses tubuh dalam menggunakan makanan untuk memproduksi energi. Semakin tinggi tingkat metabolisme kita, semakin banyak kalori yang kita bakar saat istirahat. Sama seperti kopi panas, cold brew coffee juga mengandung kafein, yang telah terbukti meningkatkan tingkat metabolisme istirahat hingga 11 persen. Dalam sebuah penelitian pada 8 pria, mengonsumsi kafein menyebabkan peningkatan pembakaran kalori sebesar 13 persen serta peningkatan pembakaran lemak 2 kali lipat.  

2. Kopi dapat memperbaiki suasana hati

Kafein dalam cold brew coffee dapat meningkatkan kondisi pikiran. Konsumsi kafein telah terbukti dapat meningkatkan suasana hati, terutama bagi orang yang kurang tidur. Sebuah tinjauan studi terhadap lebih dari 370.000 orang menemukan bahwa orang yang minum kopi memiliki tingkat depresi yang lebih rendah. Faktanya, untuk setiap cangkir kopi yang dikonsumsi per hari, risiko depresi turun sebesar 8 persen. 

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kafein dapat digunakan sebagai suplemen nutrisi untuk meningkatkan mood dan fungsi otak pada orang dewasa. 

Dalam sebuah penelitian pada 12 orang dewasa berusia 63-74 tahun, mengonsumsi 3 mg kafein per kg berat badan dapat meningkatkan suasana hati sebesar 17 persen.  Kafein juga meningkatkan kemampuan kita untuk bereaksi terhadap objek yang bergerak ke arah mereka. Ini menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan fokus dan perhatian. 

3. Kopi dapat menurunkan risiko penyakit jantung

Cold brew coffee mengandung senyawa yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, termasuk kafein, senyawa fenolik, magnesium, trigonelin, quinida, dan lignan.  Senyawa tersebut dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menstabilkan gula darah, dan menurunkan tekanan darah. 

Minuman tersebut juga mengandung asam klorogenat (CGA) dan diterpen, yang berfungsi sebagai antioksidan dan agen antiinflamasi. Minum 3-5 cangkir kopi (450–750 ml) setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 15 persen, dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi. 

Sementara itu, bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minum lebih dari 3-5 cangkir per hari akan meningkatkan risiko penyakit jantung masih belum mencukupi. Konon, orang dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol harus menghindari minum kafein secara teratur karena hal ini dapat lebih meningkatkan tekanan darahnya. 

4. Kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2

Cold brew coffee dapat mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Bahkan, minum setidaknya 4-6 cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

Manfaat ini mungkin sebagian besar disebabkan oleh asam klorogenat, yang merupakan antioksidan kuat dalam kopi. Cold brew coffee juga dapat mengatur peptida usus, yang merupakan hormon dalam sistem pencernaan yang mengontrol dan memperlambat pencernaan serta menjaga gula darah tetap stabil. 

Satu studi di lebih dari 36.900 orang berusia 45-74 tahun menemukan bahwa orang yang minum setidaknya 4 cangkir kopi per hari memiliki risiko diabetes tipe 2 30 persen lebih rendah daripada orang yang tidak minum kopi setiap hari.

5. Kopi dapat mengurangi risiko penyakit Parkinson dan Alzheimer 

Selain meningkatkan fokus dan suasana hati, cold brew coffee juga dapat bermanfaat bagi otak dengan cara lain. Kafein merangsang sistem saraf dan dapat memengaruhi fungsi otak. Satu studi baru-baru ini mengamati bahwa minum kopi dapat melindungi otak dari penyakit yang berkaitan dengan usia.

Penyakit Alzheimer dan Parkinson adalah kondisi neurodegeneratif, yang disebabkan oleh kematian sel otak yang terjadi seiring berjalannya waktu. Kedua penyakit tersebut dapat mengakibatkan demensia, penurunan kesehatan mental yang membuat aktivitas sehari-hari menjadi sulit. Satu studi observasional menemukan bahwa orang yang minum 3-5 cangkir kopi per hari selama paruh baya memiliki risiko 65 persen lebih rendah terkena demensia dan Alzheimer di usia tua. 

Studi observasi lain mencatat bahwa peminum kopi memiliki risiko penyakit Parkinson yang lebih rendah. Faktanya, pria yang minum lebih dari 4 cangkir kopi per hari 5 kali lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kondisi ini. Beberapa senyawa dalam kopi, seperti phenylindanes, serta senyawa harman dan nonharman, memberikan perlindungan terhadap penyakit Alzheimer dan Parkinson.



Petualang digital yang hobi menikmati kopi nusantara. Pemain game FPS dan Moba yang terjerumus dalam dunia pencatatan sejarah.

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!