Sejarah KKN berawal dari kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta

Viral beberapa hari ini tentang kepala desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang diduga melakukan tindak asusila kepada salah satu mahasiswi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Miris banget ya. Maaf, Ngepop.id tidak ingin membahas kasus itu, tapi mengajak pembaca untuk lebih tahu tentang sejarah KKN

Sekilas KKN

KKN adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia.

Pada perguruan tinggi, KKN dilaksanakan pada mahasiswa semester akhir. Biasanya mahasiswa akan berkelompok dengan jurusan lain dalam satu angkatan untuk nantinya melaksanakan KKN di desa pelosok. (Selengkapnya bisa dibaca di sini).

KKN mahasiswa Unand masa pandemi Covid-19 (Foto: fmipa.unand.ac.id)

Sejarah KKN

Jadi, KKN pertama kali diselenggarakan pada tahun 1971. Pencetusnya almarhum Prof Koesnadi Hardjasoemantri. Melansir situs resmi UGM, Prof Kusnadi yang saat itu menjabat Direktur Pendidikan Tingi Depdikbud (Kalau sekarang Kemendikbud) mengusulkan Program KKN mahasiswa sebagai kegiatan intra-kurikuler bersifat pilihan. 

Universitas yang ditunjuk sebagai perintis kegiatan, meliputi: Universitas Andalas (wilayah barat), UGM (wilayah tengah), dan Universitas Hasanuddin (wilayah timur).

Sebelum muncul KKN, 1951-1962, UGM mengerahkan  mahasiswa untuk mengisi kekurangan guru di Sekolah Lanjutan di luar Pulau Jawa dengan nama Program PTM (Pengerahan Tenaga Mahasiswa). Dalam program ini, mahasiswa dikirim sebagai sukarelawan untuk mengajar dan mendirikan sekolah menengah atas di luar Jawa.

Kala itu, sebanyak 1218 mahasiswa terlibat dan 109 sekolah menengah atas berhasil didirikan di luar Jawa. Pun saat wabah penyakit menular, mahasiswa UGM dari fakultas yang berurusan dengan kesehatan terlibat dalam penanganannya. Sungguh luar biasa.

Setelah 1971 dirintis di 3 kampus, tahun selanjutnya KKN diperluas di 13 universitas dari Aceh hingga Maluku, meliputi:

  1. Universitas Syah Kuala (Aceh), 
  2. Universitas Sumatera Utara (Medan), 
  3. Universitas Andalas (Padang), 
  4. Universitas Sriwijaya (Palembang), 
  5. Universitas Padjajaran (Bandung), 
  6. UGM (Yogyakarta), 
  7. Universitas Diponegoro (Semarang), 
  8. Universitas Brawijaya (Malang), 
  9. Universitas Udayana (Bali), 
  10. Universitas Lampung (Bandar Lampung), 
  11. Universitas Hasanuddin (Makassar), 
  12. Universitas Sam Ratulangi (Manado), dan 
  13. Universitas Pattimura (Ambon).

Melansir dari sejumlah sumber, KKN sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat lebih ditingkatkan setelah Presiden RI pada Februari 1972 menganjurkan dan mendorong setiap mahasiswa untuk bekerja di desa dalam jangka waktu tertentu, tinggal dan membantu masyarakat pedesaan memecahkan permasalahan pembangunan sebagai bagian dari kurikulumnya.

Itulah sekilas sejarah KKN, program pengabdian mahasiswa ke masyarakat. (*)

Sumber foto: Industry.co.id



What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!