Tengah ramai dibicarakan sosok aktris kenamaan Inggris dan Perancis, Jane Birkin.
Musisi sekaligus aktris kenamaan Inggris-Perancis, Jane Birkin, meninggal. (Foto: emmanuelmacron/twitter)

Diketahui penyebab kehebohan ini dikarenakan sang aktris menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya di Perancis, pada Minggu (17/7/2023) kemarin.

Perempuan kelahiran Inggris 76 tahun silam ini, dilaporkan meninggal usai bermasalah pada kesehatannya beberapa tahun terakhir.

Melansir Liputan 6 dari New York Post dan media cetak Le Figaro, mempublikasikan terkait gangguan kesehatan yang dialami Birkin. Meliputi serangan stroke pada 2021 dan patah tulang belikat pada awal 2023.

Sejumlah tokoh di Perancis mengungkapkan berbelasungkawa atas kepergian Jane Birkin.

"Orang Inggris paling Paris telah meninggalkan kami," kata Wali Kota Paris Anne Hidalgo, mengutip Liputan 6.

Bahkan melalui media sosial Twitter, Presiden Emanuel Macron, menyampaikan duka cita mendalam. Dan menyebut Birkin sebagai ikon Perancis.

"Karena dia mewujudkan kebebasan, karena dia menyanyikan kata-kata terindah dalam bahasa kita, Jane Birkin adalah seorang ikon Prancis," tulisnya.

Jenjang dan Rentang Karir Jane Birkin

Jenjang dan Rentang Karir Jane Birkin Potret Jane Birkin dan Serge Gaisnburg. (Foto: newyorkpost)

Bernama Jane Mallory Birkin, penyanyi dan aktris kenamaan Perancis ini ternyata lahir di London, Inggris, pada 14 Desember 1946 silam.

Birkin lahir dari pasangan orang tersohor di Inggris. Ibunya seorang aktris kondang di masanya, Judy Campbell. Dengan seorang Komandan Angkatan Laut Kerajaan Britania Raya, David Birkin.

Birkin memulai karir profesionalnya di usia ke-17, sebagai penyanyi di atas panggung. Kemudian, di usianya yang menginjak ke-20 pada akhir 1960-an, penyanyi kondang ini pindah ke Paris, Perancis.

Kala itu, Birkin sedang menjalani proses syuting film Slogan di Paris. Dalam momen inilah, ia berkenalan dengan seorang penyanyi Perancis, Serge Gainsburg.

Melansir Kompas, Jane Birkin telah berperan dalam film-film yang terkenal, antara lain The Blow-Up (1966), Death on the Nile (1978), dan Evil Under the Sun (1982).

Sejak perkenalannya dengan Serge, Birkin menjadi semakin intim hingga berpacaran dengan pria lebih tua darinya 20 tahun tersebut.

Sejak mereka menjalin hubungan spesial, publik Perancis kerap mencibir dan membicarakan mereka berdua.

Berangkat dari sinilah nama Jane Birkin kian melambung. 

Meski hubungan ini kandas usai 13 tahun bersama, pada 1981, tak membuat proyek mereka dalam sejumlah lagu meredup.

Melansir wawancara Birkin dengan CNN pada 2006, ia berbicara tentang hubungan mereka, yang melambungkan namanya di Perancis.

 "Dia dan saya menjadi pasangan paling kondang melalui cara yang tidak biasa karena lagu 'Je t'aime' dan karena kami bersama selama 13 tahun," jelas Birkin.

Kedua penyanyi ini masih eksis dan bersahabat satu sama lain. 

Terbukti dengan rilisnya album musik Baby Alone in Babylone (1983) dan Amour des Feintes (1990). Kedua album itu menampilkan lirik dan musik karya mantannya. 

Bahkan, hingga Serge meninggal dunia pada 1991, Birkin masih menjadi teman baiknya, di dunia hiburan maupun kehidupan sosialnya.

Sepeninggal Serge, Jane Birkin semakin naik daun dengan karya-karya ciamiknya.

Melansir Liputan 6, manusia ikonik Perancis ini menulis albumnya sendiri, Arabesque (2002), dan merilis koleksi rekaman langsung pada 2009 berjudul Jane ata the Palace. 

Dan untuk pertama kalinya pada 2007, Jane Birkin, merilis film ciptaannya, Boxes.

Jane Birkin menjadi Ide Lahirnya Tas Mewah Hermes Birkin

Jane Birkin menjadi Ide Lahirnya Tas Mewah Hermes Birkin Salah satu jenis tas Hermes Birkin. (Foto: AFP via Kompas.com)

Bermula sekitar tahun 1981, saat Jane Birkin naik pesawat degan jalur Paris-London. 

Birkin tak sengaja menumpahkan sejumlah isi dari tasnya, sebab tas yang dikenakannya tak cukup muat dengan banyak barang bawaannya.

Melihat barang-barang yang berserakan di lantai, membuat penumpang di sebelahnya jengah.

"Saya sedang berada di pesawat ketika tas plastik yang menyimpan barang-barang saya jebol dan semua berjatuhan, buku catatan, kertas-kertas, semuanya," ujar Jane Birkin dalam wawancara bersama New York Times Style Magazine pada 2010 silam, mengutip Woolipop.

Entah kebetulan atau tidak, penumpang di sebelahnya merupakan kepala desainer merek tas, Hermes, yang dibawa Birkin, Jean-Louis Dumas.

Melihat kerisihan itu, Dumas merpekenalkan diri. Dan dengan sopan meminta Birkin untuk membuat ilustrasi tas yang sesuai kebutuhannya.

"Tepat ketika saya mengatakan betapa saya berharap Hermès membuat tas yang dapat memuat semua barang saya, pria yang duduk di sebelah saya kebetulan bekerja untuk Hermès - dia adalah Jean-Louis Dumas, kepala desainer." pungkasnya, mengutip Woolipop.

Melansir CNBC, di atas kantung kertas yang biasa disediakan di pesawat, Birkin menggambar ilustrasi tas idamannya. Dengan pola bentukan tas jinjing, dengan ukuran lebih besar dari tas Hermès pada umumnya. Keduanya lantas terlibat dalam percakapan intens selama satu jam perjalanan udara.

Usai pertemuan momentual itu, lahirlah tas mewah fenomenal, Hermes Birkin. Hingga saat ini, sejumlah artis kelas dunia berebut untuk memiliki berbagai jenis tas Hermes Birkin.

Tiga tahun berselang, ilustrasi tersebut sukses diwujudkan oleh Dumas dan timnya di Hermès. Tasnya besar, tetapi tidak melupakan nilai fungsional, estetis, dan tentu saja kemewahan. Kemudian, hasil karya itu dinamai 'Birkin' sesuai dengan inspirasi asal tas tersebut.

Birkin jadi jawaban atas keluhan orang-orang kaya yang ingin mempunyai tas berukuran besar yang bisa menampung barang tanpa kehilangan unsur kemewahan. Oleh karena itu, kata Britanny Newsom dalam Birkin Demand: A Sage & Stylish Investment (2016), "Dalam sekejap, tas tersebut menjelma menjadi salah satu simbol kekayaan," tulis Britanny Newsom dalam Birkin Demand: A Sage & Stylish Investment (2016).

Birkin memiliki tiga putri. Salah satunya meninggal lebih dulu pada 2013 silam, Kate.

Sementara, dua putri lainnya adalah Charlotte yang berprofesi sebagai penyanyi dan aktris, serta Lou Doillon yang juga bekerja sebagai aktris.

Selamat jalan Birkin, namamu selalu abadi dalam karya-karyamu. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!