Sejak kedatangannya pada pekan kedelapan BRI Liga 1 2022/2023, Luis Milla mengantongi 30 pertandingan. Dengan perincian 17 kemenangan, 7 imbang, dan 6 kalah.
Luis Milla, resmi berpisah dengan Persib Bandung. (Foto: luismilla/instagram)

Kepala pelatih Persib Bandung, Luis Milla Aspas, resmi mundur dari tim kepelatihan klub bola asal Bandung tersebut.

Keputusan akhir dari Milla ini tertulis dalam laman web Persib, pada Sabtu (15/7/2023).

Kabar ini sontak membuat jagat sepak bola tanah air berguncang. Pasalnya, baru tiga laga dilakoni tim Maung Bandung, julukan Persib, sejak BRI Liga 1 2023/2024 bergulir.

Melansir Persib.co.id, melalui konferensi pers di Graha PERSIB, Jalan Sulanjana No. 17, Kota Bandung, Milla menyatakan mantap pergi dari kursi kepelatihan Persib.

Diketahui, alasan kepergiannya perihal masalah personal sang pelatih. 

"Ini hari yang sulit karena harus meninggalkan PERSIB atas alasan personal. Bagi saya, waktu dan perjalanan bersama PERSIB dilalui dengan baik, penuh kasih sayang dan kecintaan dari semua aspek dalam klub," kata Milla.

Masalah pribadi Milla ini sebenarnya sudah sejak lama dihadapinya. Dan hari di mana keputusan itu diutarakan, merupakan waktu terbaik yang dimilikinya. 

Meski hengkang dari Persib, hingga saat-saat terakhir, pelatih asal Spanyol ini menunjukkan kecintaannya pada Persib.

Hal ini terlihat dari keputusannya saat ini diambil saat awal Liga 1 berjalan. Karena tak ingin permasalahan pribadinya merusak keseimbangan tim.

"Apapun yang sudah saya lalui bersama para pemain pun dilalui dengan baik. Jadi, ini adalah masalah personal. Sulit, tapi harus bisa saya putuskan," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut. 

Untuk menjaga perjalanan Persib dalam mengarungi Liga 1, Deputi CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono, menunjuk Yaya Sunarya sebagai pelatih kepala sementara.

“Keputusan yang diumumkan pada kami sangat mendadak. Namun, kami harus menghormati keputusan tersebut karena ini alasan pribadi. Kami sudah diskusikan di internal direksi dan komisaris, Pak Yaya (Yaya Sunarya) akan jadi caretaker sampai ada pelatih kepala baru,” kata Teddy, saat konferensinya bersama Luis Milla di Graha PERSIB.

Mundurnya Milla diikuti oleh beberapa staf tim kepelatihan. Adalah Manuel Perez-Cascallana dan Carlos Grande Rodriguez.

Bukan hal baru di dunia sepak bola, apabila kepala pelatih berhenti kemudian beberapa stafnya ikut berhenti.

Kendati demikian, pihak Persib mengaku masih terus mencari sosok pelatih yang mumpuni untuk memimpin Persib mengarungi Liga 1. Bukan meremehkan Yaya Sunarya, namun keputusan ini bukanlah hal yang dipersiapkan, terjadi secara tiba-tiba. Sehingga memilih Yaya, yang terbaik dimiliki saat ini untuk mengatur skuad Persib.

Sebab tak mudah, di mana laga baru berjalan 3 pekan untuk mendatangkan pelatih atau pemain baru. Biasanya menunggu separuh musim, saat jendela transfer dibuka.

Beberapa pelatih gencar dikaitkan dengan tim bola asal Kota Kembang tersebut. Di antaranya seperti Mario Gomez, Kim Do-Hoon, dan Dejan Antonic. 

Namun dari ketiga pelatih tersebut, yang paling mendekati kemungkinan untuk teken kontrak adalah Kim Do-Hoon. Yang mana saat ini berstatus tanpa klub. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!