Bukan satu atau dua faktor penyebab kanker paru-paru. Giatkan menjaga kesehatan melalui Hari Kanker Paru-Paru Dunia.
Poster World Lung Cancer Day atau Hari Kanker Paru-Paru Dunia. (Foto: istock)

Menjelang momen bersejarah kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat tanah air mulai larut dalam persiapan menyambut perayaan. Mulai dari menyusun beragam agenda acara hingga dekorasi. Namun ada sebuah peringatan yang jarang publik ketahui.

Pada hari pembuka bulan Agustus, tepatnya setiap tanggal 1 Agustus diperingati sebagai Hari Kanker Paru-Paru Dunia atau World Lung Cancer Day.

Melansir laman web Yayasan Kanker Paru-Paru Amerika (LCFA), salah satu hari kesehatan dunia ini dibentuk pada tahun 2012 lalu.

Melansir Detik, terbentuknya Hari Kanker Paru-Paru Dunia berkat kerjasama antara Forum of International Respiratory Societies dengan International Association for The Study of Lung Cancer and The American College of Chest Physicians.

Masih dari LCFA, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kanker paru. Dan memperbesar lebih banyak kebutuhan dana penelitian kanker paru. Yayasan kesehatan itu juga mengingatkan bagaimana peran hari sedunia itu, guna menyadarkan manusia menjaga kesehatan paru-paru mereka.

Melansir National Today dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), peringatan hari dunia ini diharapkan mampu menyadarkan banyak orang tentang kanker paru, serta pengecekan kesehatan rutin pada paru-paru.

Kanker paru-paru merupakan sebuah penyakit yang umum dan telah menjangkiti banyak manusia sejak awal abad ke-19. Setiap tahun, lebih banyak orang yang meninggal setelah mengidap kanker paru-paru daripada gabungan penyakit kanker usus besar, hati, dan payudara.

Sejarah Hari Kanker Paru-Paru Dunia

Melansir National Today, kanker paru-paru merupakan penyakit yang langka dan menyerang dalam jangka waktu yang panjang, pada awal dikenalinya sekitar abad ke-19. Saat itu, masyarakat hanya sekadar sesekali mendengar tentang penyakit ini. Baru sekitar 1-2% orang yang mengidap kanker paru-paru.

Dari waktu ke waktu, terjadi peningkatan pesat terhadap jumlah pengidap kanker paru-paru di seluruh dunia. Dan menjadi penyakit yang membunuh kebanyakan pria di 25 negara. Dalam sebuah buku pegangan ilmiah bertajuk Springer Handbook of Special Patology, menjelaskan bahwa semakin lama sumber penyebab kanker paru-paru ini beragam dari udara yang semakin tercemar, frekuensi lalu lintas yang lebih tinggi, dan bahkan peningkatan paparan gas selama Perang Dunia I.

Tidak hanya rokok, kanker paru-paru ini sangat kompleks penyebabnya. Paparan jangka panjang (melalui udara) untuk semua bahan karsinogenik, di antaranya gas radon, uranium, dan asbes juga berperan dalam perkembangan kanker paru-paru.

Pada abad ke-21, penyakit seperti kanker paru-paru sudah umum dan dengan cepat menggantikan bentuk kanker lain di tabel grafik kematian. Dengan tren naik ini, memunculkan peningkatan kesadaran akan kanker paru-paru dan penyebabnya. Hari dan acara seperti Hari Kanker Paru-Paru Dunia merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap penelitian kanker paru-paru, dan kegiatan kesadaran. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!