Hari Ciuman Sedunia atau International Kissing Day memang kurang familier di telinga masyarakat. Seperti apa perayaannya?
Poster International Kissing Day. (Foto: digitalscholar/google)

International Kissing Day atau Hari Ciuman Sedunia selalu menjadi momen ikonik di beberapa negara, Barat khususnya, setiap tanggal 6 Juli.

Ciuman merupakan sebuah symbol cinta dan kasih sayang. Seperti halnya kepada orang tua, pasangan, atau bahkan teman dekat.

Mungkin bagi sebagian besar masyarakat tanah air masih menganggap ciuman sebagai hal yang tabu, jika dilakukan kepada lawan jenis selain keluarga mereka.

Melansir Tirto.id, orang-orang Roman menganggap ciuman sebagai indicator penting dalam interaksi dan status sosial. Sehingga berciuman dapat mempererat hubungan sosial dan menjadi sebuah budaya, bahkan kebutuhan.

Kenapa Bisa menjadi Hari Internasional?

Kenapa Bisa menjadi Hari Internasional?

Melansir Detik dari Days of the Year, International Kissing Day merupakan hari momentual tak resmi yang dirayakan tiap tanggal 6 Juli.

Asal-usul symbol cinta dan kasih ini bermula dari Inggris. Masih dari sumber yang sama, pada tahun 2005 silam di Negeri Ratu Elizabeth tersebut terdapat sebuah perayaan yang dikenal sebagai British National Kissing Day atau Hari Ciuman Nasional Inggris.

Kemudian perayaan ini terdengar ke negara-negara lain dan diikuti. Sehingga dikenal sebagai Internasional Kissing Day, pada 6 Juli 2006.

Melansir dari National Today, bangsa Romawi memiliki kebiasaan untuk bertukar cium. Dan mereka mengklasifikasikan ciuman menjadi tiga jenis. Yakni Osculum (cium ramah di pipi), Basium (cium penuh kasih di bibir), savium (cium penuh gairah di mulut).

Selain itu, dikenal pula istilah French Kiss atau ciuman Prancis. Menurut laman National Today, meski “Prancis” disematkan dalam istilah tersebut, yang memantik kebiasaan itu adalah orang-orang Inggris dan Amerika yang sedang berada di Prancis saat Perang Dunia I.

Usut punya usut para tentara Amerika dan Inggris lebih tertarik dengan wanita-wanita Galia (meliputi kawasan Italia, Prancis, dan Belgia). Sebab dianggap lebih menggairahkan saat bercium-wanita-wanita Inggris.

Bukan sekedar untuk bersenang-senang, Hari Ciuman Sedunia juga bertujuan untuk menjadi alat romantis dan kepedulian kepada pasangan. Selain itu juga meningkatkan kesehatan seseorang.

Bahkan, awal mula peringatan Hari Ciuman Sedunia ini sebagai langkah awal para pemuda yang belum memiliki pasangan untuk merasakan bibir calon pasangan sebelum berkencan.

Melansir Detik dari Healthline, ciuman bermanfaat untuk meningkatkan hormon (dopamine, serotonin, dan oksitosin), meredakan stress berlebihan, mengurangi kecemasan, meredakan sakit kepala, dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Untuk berciuman tak harus antara bibir dengan bibir. Ciuman bisa juga dilakukan pipi dengan pipi, atau bibir dengan pipi. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!