Bertemakan Ramadhan, Dalbofest Ramadhan Markt turut menyajikan perlengkapan puasa dan lebaranmu!
Poster Dalbofest Ramadhan Markt. (Foto: dalbo.fest/instagram)

Festival thrifting kembali hadir di Kota Malang. Salah satu gelaran thrifting terakbar di Indonesia, Dalbofest Ramadhan Markt, akan memenuhi kebutuhan belanja pra lebaran warga Kota Malang.

Bertempat di Plaza Begawan UG Floor, festival dalbo ini akan berlangsung selama tujuh hari, 12-18 April 2023.

Merujuk pada tema, pengadaan Dalbofest kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Tidak hanya itu, tersedia juga beragam pakaian untuk melengkapi outfit lebaran kalian. 

CEO Dalbofest Ramadhan Markt, Rizky Adam, mengatakan jika acara tersebut dimaksudkan untuk memenuhi daya konsumsi masyrakat yang identik dengan budaya menjelang lebaran ‘baju baru’.

“Jadi, tema Dalbofest kali ini bertajuk Ramadhan Markt. Tidak lain adalah untuk menyuplai dan menyiapkan baju menjelang lebaran nanti,” ujarnya.

Event yang diselenggarakan tiga kali dalam setahun ini menggaet 50 tenant thrift. Dengan setiap tenant akan memajang koleksi terbaik mereka. Jangan khawatir soal harga, tentunya tawaran terbaik telah disiapkan, dengan rata-rata harga jual termurah Rp40.000.

Selain itu, festival ini turut mengundang beberapa komunitas, diantara ada Satu Detik, Atim Music, Kolekdol, GSWI (Gshock Warriors) Malang Raya, dan Mini Space.

Menurut Atim Music, komunitasnya sudah tak asing dengan festival thrift. Khususnya dalam pasaran musik-musik lawas.

“Sudah sering ikut beginian (festival). Ya saya berharap acara ini sukses selalu dan semakin maju.” ucapnya.

Atim Music juga menyampaikan sudah berjualan kaset lawas sekitar 12 tahun. Berawal dari kecintaan mengoleksi, hingga menjadikannya cuan. Untuk harga kasetnya, dibanderol mulai harga Rp70 ribuan hingga ratusan ribu, tergantung dari susahnya didapat dan tahun produksi kaset tersebut.

Jenis-jenis kaset lagu lawas di tenant Atim Music. (Foto: Ngepop.id)

Tidak hanya barang-barang bekas. Festival thrift ini juga menggandeng lapak-lapak Food and Beverage (F&B) serta beberapa UMKM lokal.

Tajuk tema Ramadhan Markt tidak semata-mata karena operasional acara di bulan Ramadhan, namun juga turut memberikan sumbangsihya di bulan ini, seperti bagi-bagi takjil di setiap harinya.

Dinamika Dalbofest

Melanjutkan informasi dari Adam, saat diwawancarai secara eksklusif oleh ngepop.id pada Rabu (12/4/2023), ia bercerita tentang berdirinya Dalbofest ini.

Sekitar tiga tahun yang lalu, pada 2020 yang mana merupakan situasi serba susah buntut dari merebaknya Covid-19. Kondisi ekonomi yang sama dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanah air, termasuk juga di kalangan pegiat thrifting.

Berangkat dari satu keresahan yang sama, dan bertujuan untuk membangkitkan perekonomian sesama yang terdampak pandemic. Maka dirancanglah suatu wadah untuk menampung kegiatan transaksi barang bekas ini. Yang semula hanya berjualan di lapak dan ruko masing-masing, kini berkesempatan untuk saling berkolaborasi di sebuah event besar.

Waktu pelaksanaannya sendiri tak menentu, namun yang pasti dalam setahun ada tiga kali penyelenggaraan.

Mengingat peraturan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 40/2022 dan Pasal 46 angka 15 Perppu Ciptaker, bahwa adanya pembatasan dan pelarangan impor barang bekas. Hal ini ditanggapi dengan bijak oleh Adam.

Baginya, peraturan tersebut wajib untuk dipatuhi. Namun, yang perlu digarisbawahi menurutnya ialah perihal impor. Sedangkan barang bekas tidak melulu soal impor barang dari luar negeri dan menyumbang sampah ke tanah air.

“Yang dilarang kan hanya impor, sedangkan peredaran (barang bekas) masih diperbolehkan. Logikanya begini, jika kita beli barang branded di mall, misalkan. Impor barang tersebut tergolong ke dalam barang baru, mendapatkannya pun legal. Nah, kalau beli barunya di Indonesia, kemudian kita sudah bosan memakainya lalu dijual. Itu kan juga sudah termasuk barang bekas,” jelas Adam.

Seiring dengan kesuksesan pada gelaran Dalbofest sebelumnya, ia tak lupa mengungkapkan harapan sebagai bentuk solidaritas bersama antar komunitas dalboan.

“Tentunya kami berharap dapat diberi kesempatan dan dukungan oleh teman-teman UMKM serta komunitas thrifting lainnya. Karena, pasaran para kolektor barang lama (bekas) dank arena memori akan kenangan di dalamnya, juga kelangkaan dari tiap barang menjadikannya berharga.” pungkas Adam.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap barang yang masuk dijamin kebersihannya. Melalui serangkain proses pengecekan dan seleksi agar layak dan siap untuk ditawarkan kepada konsumen. Selama tujuh hari berlangsung, Dalbofest Ramadhan Markt turut mengundang pelaku industri kreatif musik.

Pada hari keempat dan kelima (15-16 April 2023), Dalbofest Ramadhan Markt kedatangan dua guest star, yakni Galih Babi dan Indra Dinda.

So, jangan lupa untuk mampir dan menyapa barang koleksi di Dalbofest Malang kali ini ya. Sampai jumpa dan selamat berakhir pekan. (*)



Orang biasa yang sedang biasa-biasa saja

What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!