Tetua adat Suku Badui Dalam mengajukan permintaan untuk mematikan internet.
Sekelompok warga Baduy Dalam. (FOT: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Hai, anak muda! Ada berita menarik. Kamu pasti pernah dengar tentang suku Badui, kan? Nah, kabarnya mereka minta matikan sinyal internet di pemukiman mereka di Banten. 

Jadi gini, Pemerintah Kabupaten Lebak di Banten telah meneruskan permintaan dari para tetua adat Badui Dalam ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kamu tahu nggak? Surat permohonan itu baru diterima kemarin oleh Kemenkominfo, loh. Wah, jadi penasaran, kan?

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong, bilang mereka lagi mempelajari surat itu. Tapi tenang, mereka nggak mager kok. Dalam waktu dekat, mereka bakal berkoordinasi sama operator seluler buat ngambil keputusan selanjutnya.

Tapi, ada satu hal yang harus dipertimbangkan, nih. Kalau sinyal internet di Badui Dalam dimatikan, apa nggak berdampak juga ke masyarakat sekitarnya? Kan masih ada Badui Luar yang juga butuh internet. Nah, Kemenkominfo juga sadar akan hal itu. Mereka mau cari solusi biar semua puas.

Menurut Usman, akses internet buat masyarakat Badui Luar itu penting banget. Dengan internet, mereka bisa promosiin pariwisata dan kerajinan yang mereka hasilkan, lho. Jadi, nggak bisa asal putus aja, kan? Makanya, nanti mereka mau diskusi sama operator seluler buat cari solusi yang oke.

Meskipun begitu, Kemenkominfo tetap menghormati keinginan masyarakat Badui. Mereka ngerti banget kalau ini berhubungan sama adat istiadat, kebudayaan, dan kearifan lokal yang ada di wilayah itu. Jadi, semuanya akan dibicarakan dengan baik.

Sebelumnya, tetua adat suku Badui udah ngirim surat ke Bupati Lebak, Banten. Surat itu minta supaya sinyal internet dimatikan di pemukiman mereka. Wah, mereka punya alasan sendiri, lho. Katanya, internet itu, selain bawa manfaat, juga bawa dampak negatif buat masyarakat Badui. Kayak apa ya?

Jadi, gimana menurutmu? Seru banget kan permintaan mereka ini? Mau matikan internet buat menjaga adat dan budaya mereka. Kita tunggu aja keputusan dari Kemenkominfo selanjutnya. (*)

*Artikel berita serupa juga tayang di Antara



What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!