Bulan Ramadhan semakin indah dengan sajian makanan khas.
Kolak, salah satu makanan khas bulan ramadhan. (Foto: iStockphoto/MielPhotos2008)

Bulan Ramadhan tak bisa dilepaskan dari makanan khas yang menemani saat sahur atau berbuka. Kudapan khas ramadhan muncul musiman. Ya saat bulan puasa tiba. Selain itu akan sulit menemukannya. 

Berikut ini 10 makanan khas bulan ramadhan dari berbagai daerah di Indonesia. 

1. Kolak

Makanan ini identik dengan bulan Ramadhan. Kolak merupakan perpaduan antara pisang kepok dan ubi yang direbus dengan campuran kuah santan, gula merah, cengkeh, dan daun pandan. 

Selain buah pisang, kolak biji salak juga kerap kita temui saat bulan Ramadhan. Kolak biji salak terbuat dari ubi jalar yang dibentuk bulat, lalu dicampur dengan tepung tapioka. Meski saat ini sudah dapat ditemui di mana saja, namun kolak sejatinya berasal dari Sumatera Barat.

2. Ketan Bintul

Ketan bintul merupakan makanan khas Ramadhan dari Banten. Konon, menu berbuka puasa satu ini sudah ada sejak abad ke-16. Ketan bintul diberi taburan serundeng di bagian atasnya.

Serundeng adalah kelapa parut yang telah diolah dengan berbagai rempah-rempah. Perpaduan ketan dan serundeng ini memunculkan cita rasa gurih nan lezat. Lebih unik lagi, biasanya ketan bintul disantap dengan kuah semur, maupun empal daging sapi.

3. Kicak

Yogyakarta tak hanya gudeg. Ada kicak, jajanan pasar yang perlu dicoba saat berkunjung di bulan puasa. Kuliner khas ini terbuat dari ketan yang telah ditumbuk halus, lalu dicampurkan dengan santan, nangka, dan juga kelapa parut. Setelah diolah, nantinya kita akan merasakan rasa manis dari nangka, serta gurih dari kelapa parut dan santan.

4. Bubur Pacar Cina

Bubur Pacar Cina berasal dari Betawi. Kudapan ini terbuat dari tepung sagu. Pengolahannya pun relatif mudah dan sederhana.

Diawali dengan merebus biji pacar cina hingga matang. Kemudian, campurkan ke dalam olahan kuah santan, gula pasir, garam, dan daun pandan. Disajikan dengan tambahan es batu, rasa segar pada bubur pacar cina sangat melegakan dahaga setelah seharian berpuasa.

5. Barongko

Berkunjung ke Makassar jangan lupa mencicipi Barongko. Makanan khas Ramadhan dari Makassar ini merupakan perpaduan pisang, telur, santan, serta gula dan garam tercampur sempurna di lidah kita.

Ditambah lagi, karena dibungkus dengan daun pisang, tentunya akan menambah aroma harum pada barongko. Memiliki tekstur lembut dan rasa yang manis, barongko menjadi sajian buka puasa yang tepat.

Barongko, makanan khas di bulan ramadhan asal Makassar. (Foto: iStock)

6. Mi Glosor

Makanan khas Ramadan berasal dari Bogor. Bukan hanya namanya yang unik, tekstur mi glosor juga berbeda dengan mi pada umumnya.

Mi glosor terbuat dari tepung singkong atau aci. Sehingga, tekstur mi jadi licin dan mudah ditelan. Selain itu, mi glosor terbuat dari bahan alami. Karena warna kuning pada mi berasal dari pewarna alami, yaitu kunyit.

Penyajian kuliner Ramadhan satu ini juga unik. Bukan hanya ditumis bersama dengan sayuran. Namun nantinya juga akan disajikan dengan sambal kacang dan gorengan sebagai pelengkap.

7. Kue Bingke

Kue Bingker merupakan makanan khas ramadhan dari Pontianak. Ciri khas kue bingke terletak dari bentuknya yang seperti bunga. Soal rasa tidak perlu diragukan. Kue bingke khas Pontianak memiliki tekstur lembut. Rasanya gurih dan manis akan sangat memanjakan lidah. Cocok buat makanan pembuka setelah berpuasa.

8. Putu Mangkok

Kue Putu Mangkok terbuat dari tepung beras. Makanan khas Riau tak boleh dilewatkan untuk disantap. 

Kue putu mangkok memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang pas. Hal ini berkat parutan kelapa pada bagian luar kue. Mungkin sekilas akan mirip dengan putu pada umumnya. Bedanya dari bentuk kue, yaitu mirip mangkuk terbalik.

9. Bongko Kopyor

Bongko Kopyor berasal dari Gresik, Jawa Timur. Dikenal pula dengan nama bubur nangka dan kelapa kopyor. Makanan khas Ramadhan ini tergolong unik. Pasalnya bongko kopyor berisikan bubur mutiara, nangka, roti tawar, kelapa muda, pisang, dan kuah santan. 

Biasanya bongko kopyor dibungkus dengan daun pisang. Sehingga saat menyantapnya akan menambah cita rasa aroma daun pisang.

Bongko Kopyor, makanan khas ramadhan dari Gresik. (Foto: Sri Widyowati/Shutterstock)

10. Toge Panyabungan

Berkunjung ke Mandailing Natal, Sumatera Utara, wajib mencoba Toge panyabungan. Makanan khas Ramadhan ini berbentuk minuman manis yang cocok diteguk saat berbuka puasa. 

Minuman ini berisikan ketan merah, ketan biasa, tape, candil, dan lupis. Semuanya dipadukan dengan santan, gula merah cair, serta cendol yang saling melengkapi.

Sobat Ngepop, itulah 10 kuliner khas Ramadhan dari berbagai daerah di Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di kemenparekraf.go.id dengan judul "Kuliner Khas Ramadan dari Berbagai Daerah di Indonesia

 



What's your reaction?

Comments

https://ngepop.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!